Hambatan Masuk Perawatan Kesehatan Bagi Penyandang Disabilitas

Bagi penyandang disabilitas ke perawatan kesehatan bisa menjadi tantangan. Lihat saja bagaimana layanan kesehatan yang ada ketika ini bukannya menolong tapi justru mempersulit penyandang disabilitas untuk pelayanan kesehatan yang. Orang-orang penyandang disabilitas training program perawatan kesehatan dan kesehatan masyarakat untuk alasan yang sama seperti orang lain, agar mereka konsisten sehat, aktif, dan menjadi dari masyarakat. Melainkan, bagi penyandang disabilitas, ke perawatan kesehatan bisa menjadi tantangan sebagian hal seperti:

1. yang terlalu tinggi
Keterjangkauan layanan kesehatan dan transportasi yakni dua alasan utama orang-orang penyandang disabilitas mendapatkan perawatan kesehatan yang dibutuhkan. Minimnya system pemerintah untuk menyediakan layanan kesehatan yang ramah bagi mereka dengan disabilitas juga ikut menjadi alasan yang tak relatif murah bagi penyandang diabilitas secara khusus bagi mereka dengan penghasilan dibawah rata-rata. Ketersediaan rumah sakit serta layanan kesehatan yang memadai di tempat pelosok serta transportasi yang susah memperburuk situasi ini. Kurangnya layanan yang cocok untuk penyandang disabilitas ialah yang signifikan perawatan kesehatan.

2. Hambatan jasmani
Jalan yang merata ke gedung-gedung (rumah sakit, sentra kesehatan), perlengkapan medis yang bisa diakses, papan pertanda yang membingungkan pada daerah layanan keshatan, pintu yang sempit, langkah-langkah interior, fasilitas kamar mandi yang tak memadai, dan parkir yang diakses menghasilkan hambatan bagi fasilitas perawatan kesehatan. Sebagai teladan, wanita dengan mobilitas seringkali bisa mengakses sreening kanker payudara dan mulut rahim tabel pemeriksaan tak disesuaikan ketinggiannya dan perlengkapan mamografi mengakomodasi wanita yang cakap berdiri. Hal ini tentu bisa memperburuk angka kematian imbas kanker payudara dan mulut rahim dengan alasan yang sesungguhnya bisa dihindari apabila segala pihak melibatkan penyandang disabilitas untuk memelihara kesehatan mereka dengan fasilitas yang memadai

3. Ketrampilan dan pengetahuan petugas kesehatan yang tak memadai.
Orang-orang penyandang disabilitas lebih dari dua kali lipat kemungkinannya melaporkan bahwa ketrampilan penyedia layanan kesehatan tak memadai untuk memenuhi keperluan mereka, empat kali lebih besar melaporkan diperlakukan dengan buruk dan hampir tiga kali lebih mungkin melaporkan ditolaknya perawatan. Walaupun, penyedia layanan kesehatan untuk memberika fasilitas kesehatan yang memadai bagi mereka yang memerlukan. Hal ini juga bisa terjadi sebab minimnya particulars mengenai keperluan kesehatan para penyandang disabilitas.

Fasilitas kesehatan yang memadai serta berita mengenai kesehatan jasmani penting bagi semua lapisan masyarakat, tak terkecuali para penyandang disabilitas. Oleh sebab itu peran seluruh pihak untuk membetulkan metode pelayanan kesehatan bagi mereka dengan disabilitas menjadi amat penting untuk dijalankan. Dengan pelayanan kesehatan yang memadai, orang dengan disabilitas menjadi dari masyarakat dan warga Negara yang terjamin hak hidupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *